Home » Uncategorized » Cara Memperbanyak ASI

Cara Memperbanyak ASI

Dalam rangka untuk jelas bagaimana untuk tingkatkan suplai ASI Anda, perlu untuk jelas bagaimana sistem produksi ASI bekerja. Anda bisa saja dulu mendengar bahwa produksi ASI didasarkan pada penawaran dan permintaan. Sejak Anda mengandung, hormon didalam tubuh Anda memberitahu payudara Anda untuk merasa sebabkan ASI. Setelah melahirkan, tubuh Anda tidak jelas sama juga berapa banyak ASI yang dibutuhkan. Ini adalah saat paling baik untuk membangun suplai ASI yang baik. Bila sering dipakai, ia akan produksi makin lama banyak, sebaliknya andaikan tidak dipakai, pabrik akan berhenti dengan sendirinya.

Seiring waktu, tubuh Anda kelanjutannya studi berapa banyak ASI untuk menghasilkan didasarkan pada pengeluaran ASI dari payudara Anda. Ketika payudara Anda kosong, ini memberitahu tubuh Anda untuk sebabkan lebih banyak ASI. Demikian juga, payudara penuh sinyal tubuh Anda untuk kurangi produksi susu. Mengosongkan payudara dengan sering sepanjang tahap awal menyusui akan menopang memastikan bahwa Anda mempunyai produksi ASI yang baik.

Cara Memperbanyak ASI Secara Alami
Ada {beberapa|sebagian|lebih dari satu} langkah memperbanyak asi bagi ibu yang telah melahirkan, di bawah ini adalah langkah memperbanyak asi secara alami yang mampu Anda lakukan dirumah agar produksi air susu ibu mampu meningkat secara signifikan. Yuk liat tips tipsnya di bawah ini:

1. Sering Menyusui

Ini kunci terutama untuk tingkatkan produksi ASI. Produksi ASI akan lancar kalau payudara sebagai gudang ASI berkelanjutan dirangsang. Caranya, tingkatkan frekuensi bayi menyusui sepanjang 72 jam pertama kelahirannya atau dengan memerah ASI. Semakin sering penyaluran ASI dengan isapan bayi, produksi ASI akan meningkat secara alamiah.

2. Kosongkan ke-2 payudara saat menyusui.

Pastikan bayi kamu menyusui cukup lama untuk mengosongkan ke-2 payudara Anda.

3. Jangan Menjadwalkan Menyusui.

Susui bayi kapanpun ia memerlukannya.

4. Biarkan bayi Anda menikmati “cluster feed”

(minum ASI terus menerus dan sering, nyaris tanpa jeda; biasanya sore hari sebelum saat tidur). Bila jadwal minum biasanya 2-3 jam dan tiba-tiba beralih jadi lebih rapat, bisa saja besar bayi tengah mengalami growth spurt dan membutuhkan asupan lebih banyak.

5. Coba Menyusui Bergantian.

Bila ia jenuh dengan putting payudara kiri, tawarkan putting payudara kanan agar ia tak kembali menghisap. Fungsi utama saluran adalah untuk mengalirkan dan membawa ASI dari pabriknya, bukan untuk menyimpan. Jadi, ASI yang telah diproduksi di pabrik ASI (payudara) sebaiknya segera dialirkan lewat saluran ASI (puting) dengan menikmati saat menyusui. Isapan bayi akan mengosongkan maksimal 70 % ASI dari payudara, untuk sesudah itu berproduksi kembali secara alamiah.

6. Pijat Payudara

Saat bayi malas menghisap, ibu mampu menopang memijat payudara untuk meneruskan aliran ASI saat ia telah tidak minum sendiri. Bila ibu mengalami mastitis, ibu juga mampu Massage / pemijatan payudara dan kompres air hangat & air dingin bergantian. Untuk menghindar mastitis, jangan membersihkan putting sesudah menyusui karena cuma akan sebabkan putting jadi kering dan iritasi. ASI telah punya kandungan banyak elemen untuk menghindar bakteri dan jamur tumbuh, dan telah punya kandungan pelindung alami untuk ibu dan bayi. Sewaktu mandi, mampu diusap dengan busa sabun layaknya pada semua tubuh, layaknya mandi biasa saja.

Langkah-langkah pemijatan adalah sebagai berikut:

1. Pijatan di mulai dari pangkal payudara.
2. Tekan dinding dada dengan menggunakan dua jari (telunjuk dan jari tengah) atau tiga jari (ditambah jari manis).
3. Lakukan gerakan melingkar pda satu daerah di payudara sepanjang {beberapa|sebagian|lebih dari satu} detik, lalu pindahkan jari ke daerah berikut:
4. Arah pijatan memutar atau spiral melingkari payudara atau radial menuju puting susu.
5. Kepalkan tangan, lalu tekan ruas ibu jari ke dinding dada.
6. Pindahkan tekanan berturut-turut ruas telunjuk, jari tengah, jari manis, dan kelingking ke arah puting.
7. Ulangi gerakan tersebut pada daerah berikutnya.
8. Untuk bagian bawah payudara, tekanan di mulai dengan tekanan ruas jari kelingking.
7. Susui di Malam Hari.

Kadang bayi Anda tidur terus tanpa terbangun. Di malam hari, usahakan bangun untuk menyusui bayi Anda.

8. Pompa ASI sesudah selesai menyusui,

terutama andaikan Anda merasa payudara belum merasa kosong. Bila kamu ibu bekerja, cobalah memompa 15 menit tiap-tiap {beberapa|sebagian|lebih dari satu} jam sekali saat bekerja. Gunakan pompa yang mampu memompa 2 payudara sekaligus, ini lebih menstimulasi produksi ASI dibandingkan yang cuma satu bergantian.

9. Ciptakan kontak kulit dengan bayi.

Misalnya membelainya dan mengajaknya berkomunikasi. Hal ini akan sebabkan hormon oksitosin (hormon cinta) yang akan berperan didalam produksi ASI Anda.

10. Susui sambil berbaring di ranjang

Hal ini akan menopang kamu lebih relaks dan sebabkan bayi Anda menyusu lebih lama.

11. Jangan tidur telungkep.

Ini mampu menekan payudara Anda dan menurunkan produksi ASI Anda.

12. Saat Anda kudu lakukan sesuatu

Misalkan menyapu, taruh bayi Anda di gendongan/sling, jadi ia mampu menyusui andaikan ia mau. Gendongan yang baik adalah yang menghadap ke ibu, bukan bayi menghadap ke depan. Tentunya, sesuaikan dengan usianya.

Artikel Terkait:Torbangun Leaves
Baca Juga:Supplements to increase milk supply

Leave a Reply