Home » Uncategorized » Cara Menanam dan Merawat Lidah Mertua dengan Benar

Cara Menanam dan Merawat Lidah Mertua dengan Benar

Cara Menanam dan Merawat Lidah Mertua dengan Benar

 

Sansevieria atau di Indonesia lebih dikenal dengan sebutan lidah mertua merupakan salah satu tanaman hias yang paling sering ditemukan di pot halaman-halaman rumah orang. Bila Anda tidak ingin ketinggalan, Anda juga perlu tahu cara menanam dan merawat lidah mertua.

 

Dulu, lidah mertua ditanam untuk menjadi pagar hidup. Sekarang ini, lidah mertua lebih dimanfaatkan sebagai tanaman hias yang indah. Bahkan, lidah mertua banyak digunakan sebagai tanaman hias dalam ruangan seperti pada ruang tamu atau di ruang tengah rumah.

Banyak yang yakin bahwa tanaman lidah mertua dari segi fengshui merupakan tanaman yang bisa mendatangkan banyak keberuntungan untuk si pemilik tanaman lidah mertua.  Manfaat lainnya dari lidah mertua ialah tanaman ini telah teruji bisa menyerap zat-zat penyebab polusi, sehingga udara di rumah pun terasa lebih segar.

 

Cara Menanam Lidah Mertua

Cara menanam Lidah Mertua dengan Stek daun dilakukan dengan memotong daun lidah mertua secara horisontal. Syaratnya, daun yang akan distek harus cukup usia. Idealnya dipilih daun terbawah atau daun tertua. Tanaman induk bisa distek lagi selang 2-3 bulan sesudahnya.

 

Kelemahannya, pada tanaman hias Lidah Mertua (Sansevieria) yang mempunyai perpaduan warna kuning dan hijau, perbanyakan lewat stek daun umumnya menghasilkan anakan warnanya hijau. Itu dialami oleh Lidah Mertua (Sansevieria) jenis laurentii, futura, golden hahnii, dan bantel’s.

baca juga : Jual bibit tanaman unggul

Cara Menanam Lidah Mertua dengan Stek Daun

Langkah-langkah menanam lidah mertua yaitu:

  • Potong daun paling tua dan sehat dengan panjang 5-10 cm. stek daun dapat dilakukan pada Lidah Mertua (Sansevieria) berdaun kecil atau tebal.
  • Sesudah dipotong, oleskan bagian daun yang terluka dengan perangsang akar seperti Rooton F dan Grow Tone serta fungisida.
  • Tanam pada media campuran pasir : pakis : sekam bakar : sekam mentah dengan perbandingan 1:1:1:1. atau bisa dikatakan sama semua.
  • Posisikan daun lidah mertua secara tegak berdiri.

 

Cara Merawat Lidah Mertua

Perawatan dimulai 2 pekan atau 14 hari sesudah tanam. Semprot Lidah Mertua (Sansevieria) dengan fungisida dan bakterisida setiap minggu sekali secara bergantian. Atau lengkapnya sebagai berikut:

 

  • Lidah mertua atau sansivera akan bisa bertahan hidup bila ditempatkan di luar ruangan ataupun di dalam ruangan tanpa cahaya matahari langsung. Lidah mertuaUpayakan dalam dua hari sekali meletakkan pot sansivera di area yang bisa terkena cahaya matahari, khususnya cahaya matahari pagi.
  • Menyiram sansivera tidak mesti tiap hari. Dua kali dalam seminggu penyiraman saja telah cukup untuk membuat pertumbuhan lidah mertua ini subur dan sehat. Ini sebab memang sifat tanaman ini telah demikian adanya. Malah bila dipaksakan disiram secara rutin, sansivera bisa membusuk.
  • Pupuk yang terbagus diberikan pada lidah mertua ialah pupuk yang bisa terurai dalam rentan waktu yang lama.

 

Manfaat Tanaman Lidah Mertua

Lidah mertua merupakan tanaman yang berasal dari Afrika. Lidah mertua termasuk ke dalam jenis tanaman hias pembersih udara dalam ruangan karena memiliki beberapa kandungan senyawa seperti pregnane glycoside, gula dan asam amino, yang memiliki beragam manfaat, yang antara lain untuk menyerap polusi udara dan menguraikan beragam senyawa beracun seperti karbon dioksida, benzene, kloroform, tri kotilen, formal dehid ataupun racun rokok yang mencemari udara.  Lidah mertua juga mampu menyerap radiasi dari barang-barang elektronik seperti televisi, komputer, ataupun gadget, penghasil oksigen yang tinggi, sebagaimana yang telah dijelaskan pada artikel sebelumnya tentang tanaman penyerap radiasi elektronik. Kemudian sebagai aroma terapi, antiseptik, untuk hair tonik alami, membantu pengobatan wasir hingga bernilai ekonomi dengan digunakannya tanaman lidah mertua ini sebagai bahan kreasi anyaman.

 

Teknik Budidaya Tanaman Lidah Mertua

Bagi anda yang hendak membudidayakan atau memperbanyak tanaman lidah mertua caranya sangatlah mudah. Proses pembudidayaan tanaman ini dapat dilakukan dengan tiga cara, yakni pemisahan tunas, stek daun dan stek pucuk daun.

 

  • Memperbanyak tanaman lidah mertua dengan pemisahan tunas
  • Tanaman lidah mertua akan mulai bertunas apabila usianya mencapai 1 tahun. Pemisahan tunas dari tanaman induknya ini dapat dilakukan setelah tunas berumur 2-4 bulan.
  • Pilih tanaman induk yang rimbun, untuk mendapatkan beberapa tunas.
  • Keluarkan semua tanaman dari pot, bersihkan media tanam dengan tanaman dengan cara diketok pelan.Ambil tunas yang memiliki daun minimal 3 helai, potong dengan pisau yang tajam, selanjutnya olesi bekas potongan dengan pestisida.
  • Setelah pemisahan tunas selesai, masukkan tanaman kembali pada pot baru yang telah disediakan.
  • Sebelum ditanam, isi 3/4 pot dengan media tanam, letakkan tunas tanaman dan tambahkan media tanam hingga memenuhi bagian pot.
  • Selanjutnya tambahkan pupuk NPK.
  • Terakhir siram tanaman hingga air mengalir dari dalam pot, dan letakkan di tempat yang teduh.
  • Memperbanyak tanaman lidah mertua dengan stek pucuk

Untuk cara yang ini proses pembudidayaan dilakukan dengan memisahkan tunas yang baru tumbuh. Namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, terutama terkait dengan proses pemotongan pucuk tunas. Pilih tanaman indukan yang telah cukup umur, paling tidak telah memiliki 12 helai daun  pilih tunas yang memiliki 4 helai daun, selanjutnya potong bagian pucuk tanaman secara perlahan, jangan sampai daun terlepas satu sama lain. Diamkan pucuk tunas selama 2 hari di tempat yang kering, Dan terakhir tanam potongan pucuk di media tanam.

Leave a Reply