Home » Bisnis » Perjalanan Masjid raya Medan

Perjalanan Masjid raya Medan

Perjalanan Masjid raya Medan

Perjalanan Masjid raya Medan

Masjid raya Medan atau yang mempunyai Julukan lain masjid raya al-mashun bukan sebuah masjid terbesar yang terletak di medan. Harga Kubah Masjid ini begitu indah dan sangat megah sekali dengan bentuk masjid yang mewah serta yang besar titik masjid ini terkesan berbentuk seperti masjid baiturrahman di aceh.

Masjid raya al-mashun ini dibangun pada tahun 1966 dan selesai pada tahun 1993 pada masa awal pendirian masjid amazon ini menyatukan dengan kompleks istana. gaya bentuk arsitekturnya khas timur tengah spanyol dan india masjid amazon ini berbentuk segi delapan dan memiliki sayap di bagian selatan timur utara dan barat. masjid raya medan ini merupakan saksi sejarah kehebatan suku melayu yang pemilik dari kesultanan deli di kota medan.

Arsitektur masjid raya medan

Pada masa awal nya masjid raya al – mashun atau masjid raya medan ini dirancang oleh arsitektur belanda yaitu yang mempunyai ram advan help yang juga merancang istana maimun. akan tetapi kemudian prosesnya dikerjakan oleh chatting dengan. panas ketika itu dipanggil ke pulau jawa oleh pemerintah hindia belanda untuk bergabung dalam proses restorasi candi borobudur di jawa tengah. sebagian bahan bangunan diimpor antara lain marmer untuk dekorasi diimpor dari tali roma kaca patri dari cina dan lampu gantung langsung dari prancis.

Ruang dimensi arsitektur merancang Harga Kubah Masjid raya medan ini dengan denah simetri segi delapan dalam corak bangunan campuran maroko, melayu timur tengah dan eropa. denah persegi panjang tersebut 8 tersebut menghasilkan ruang bagian dalam yang unik tidak seperti masjid pada kebanyakan atau pada umumnya.

Bangunan masjid raya medan ini terbagi beberapa ruang utama, tempat wudhu gerbang masuk. ruang utama, tempat salat, berbentuk segi delapan tidak sama sisi pada sisi berhadapan lebih kecil, terdapat beranda serambi kecil yang menempel menjorok keluar. jendela jendela yang mengelilingi pintu beranda terbuat dari kayu dengan kaca jendela yang mengelilingi pintu beranda. kaca patri yang sangat berharga, sisa peninggalan art nouveau periode 1890 – 1948 yang dipadu dengan kesenian islam di seluruh seluruh ornamentasi di dalam masjid baik di dinding, tiang – tiang, permukaan lengkung yang kaya dengan hiasan bunga dan tumbuhan serta plafon. di depan masing – masing benda terdapat tangga. kemudian segi delapan tadi pada bagian luarnya tampil dengan 4 gang pada keempat sisinya yang mengelilingi ruang salat utama.

Ganggang tersebut mempunyai deretan jendela yang tidak mempunyai daun pintu berbentuk lingkungan lingkungan yang terdiri di atas balok. baik beranda maupun jendela lengkung itu mengingatkan desain bangunan kerajaan – kerajaan islam di spanyol pada abad pertengahan sedangkan kubah masjid memiliki model turki dengan bentuk yang patah-patah bersegi 8. kubah utama pada bagian masjid raya medan ini dikelilingi 4 kubah lain di atas masing – masing beranda dengan ukuran yang lebih kecil. bentuk ubahnya mengingatkan kita pada masjid raya banda aceh. di bagian dalam masjid raya medan ini terdapat 8 pilar utama berdiameter 0, 60 m yang menjulang tinggi untuk menyanggah kubah utama pada bagian tengah. adapun mihrab terbuat dari marmer dengan atap kubah yang runcing titik gerbang masjid raya medan ini pun berbentuk bujur sangkar beratap datar. sedangkan menara masjid berhias paduan antara arab, iran dan malaysia. Silahkan cek di Harga Kubah Masjid.

Leave a Reply