Home » Kesehatan » Tidur—Solusi Praktis Bagi Penderita Bruksisme!

Tidur—Solusi Praktis Bagi Penderita Bruksisme!

Tidur—Solusi Praktis Bagi Penderita Bruksisme!

Sempatkah Anda lihat seorang yang tidur sembari menggertakkan gigi tanpa ada ia sadari? Keadaan ini dimaksud juga bruksisme, apa pemicunya? Apa karena yang diakibatkan dari masalah ini? Bagaimana Anda bisa menghadapi apabila hal seperti ini muncul baca juga

Tanda, Penyebabnya, serta Karena Bruksisme

Hingga sekarang ini masih tetap belum juga di ketahui apakah pemicunya karna keadaan fisik atau psikologi seorang, tetapi tidak tutup peluang bila ke-2 hal semacam ini ikut menyebabkan terjadinya bruksisme. Hal semacam ini mungkin menerpa orang yang gampang kuatir, stres, tegang, geram, tertekan, frustasi, agresif, kompetitif, maupun hiperaktif—khususnya pada anak-anak serta hilang dengan sendirinya waktu memijak umur remaja.

Hal semacam ini dapat pula berlangsung karna komplikasi penyakit Hutington ataupun Parkinson, atau karna menahan sakit pada telinga serta gigi. Walaupun termasuk type penyakit enteng, masalah ini tidak bisa dipandang sepele. Kenapa? Karna bisa menyebabkan masalah pada rahang, sakit kepala, rusaknya gigi, serta masalah kesehatan yang lain.

Sebagian orang yang dewasa dapat juga merasakannya bila ia menyalahgunakan tembakau, minuman mengandung alkohol atau cafein, bahkan juga mengkonsumsi obat-obatan terlarang. Pada masalah bruksisme yang kronis, seorang bisa alami nyeri muka serta masalah yang di kenal dengan arti temporomandibular sendi yang ada dimuka telinga—dapat Anda rasakan dengan pergerakan buka maupun tutup mulut.

Kontrol, Mencegah, serta Penyembuhan Bruksisme

Agar bisa mengatasinya diperlukan kontrol gigi dengan teratur, terutama yang terkait dengan fraktur gigi serta sensitivitas gigi. Pada tingkatan yang lebih kronis, dokter umumnya mengecek bila ada nyeri pada otot rahang serta keadaan gigi yang patah, hilang, atau mempunyai bentuk yang tidak cocok. Untuk mengecek sisi dalam rahang umumnya dipakai pertolongan cahaya X.

Bila dokter mencurigai ada masalah psikologis ataupun masalah tidur, mereka juga akan menyarankan Anda untuk menjumpai terapis atau spesialis tidur. Prosedur penambahan seperti pengukuran intensitas pada kontraksi rahang otot juga dikerjakan dengan pantauan video.

Apabila Anda pilih untuk lakukan terapi, banyak hal di bawah ini bisa menolong ; Pertama mengontrol tingkat stres yang Anda punyai lewat cara olahraga, meditasi, relaksasi, membaca buku yang disenangi, serta bercerita problem Anda pada orang yang lain. Ke-2 manfaatkanlah pelindung maupun penyangga gigi hingga rusaknya bisa dihindari. Ke-3 konsentrasilah untuk menempatkan rahang gigi pada tempat yang tepat

Ingat-ingatlah kalau bruksisme tidak bisa diatasi dengan obat-obatan, hingga sekarang ini penyembuhan sekian di rasa kurang efisien, karna cuma memperingan tanda yang muncul. Meskipun sebagian obat anti depresan atau obat yang bisa menentramkan saraf seringkali diberi berdasar pada panduan dokter, resikonya dari obat-obat itu masih tetap tidak bisa dijauhi.

Jadi tidak heran bila umumnya pakar menyarankan Anda untuk melakukan perbaikan gaya hidup jadi langkah paling baik dalam menangani problem yang terkait dengan psikologi (keadaan mental ataupun emosi)

Leave a Reply